Poetry

Hukum di Negeri Ini

Keramaian bukan lagi di pasar pagi

Jual beli bukan lagi di tempat ini

Tidak lagi sayur yang dibeli

Tapi hukum yang dinegosiasi

Meja hijau bukan lagi sumber keadilan

Tapi tempat rakyat kecil yang mengundang jeritan

Palu dipukul ketika uang ada di tangan

Ketika undang – undang bukan lagi panutan

Bersembunyi di balik meja

Bertopeng menjadi manusia seadil – adilnya

Tapi ketika topeng dibuka

Ia berlagak tak tahu apa – apa

Jadi, masih pantaskah menyandang jabatan?

Masih pantaskah disebut ratu keadilan?

Yang hanya diam berpangku tangan

Melihat orang kecil berteriak kesakitan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s